
Cahayamu kian redup
Sumbu milikmu kian rapuh
Sebayamu telah di museum kan
Dipajang dan dikenang
Namun dirimu masih gigih
Menyalakan cahaya sekuat tenaga
Untuk menerangi kami
Tunas- tunas pribumi
Tanpa ada lencana tanda bakti di dada kiri
Teruslah bersinar di tengah gulita hati
Teruslah bercahaya dalam pekat dunia
Sampai waktunya tiba
Duduk di singgasana
Menyaksikan tunas muda
Tumbuh menaklukkan dunia
...selengkapnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar